Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Efisiensi Yang Berwajah Tirani

Gambar
Di negeri ini, kata “efisiensi” sudah seperti mantra paling sakti. Di setiap pidato para pejabat, ia dielu-elukan sebagai simbol modernitas birokrasi. Digembar-gemborkan, bahkan dipuja layaknya kunci kemajuan. Seakan-akan semua persoalan bangsa ini bisa diselesaikan hanya dengan “hemat anggaran” dan “tepat sasaran.” Padalah, kalau mau jujur, dibalik gemerlap efisiensi, tersembunyi wajah lain yang jauh lebih kelam. “Wajah tirani”. Tirani, karena efisiensi yang menjadi instrumen keadilan, justru berubah menjadi alat melanggengkan ketimpangan. Ia tidak sekadar mekanisme pengelolaan keuangan, tapi senjata menguatkan dominasi pusat atas daerah. Atas namanya, triliunan rupiah ditimbun di pusat, sementara daerah pinggiran hanya mendapat remah anggaran. Efisiensi tampil seperti penyelamat. Ia tampak bekerja demi rakyat, tetapi sejatinya menyembunyikan watak penindas. Aturannya kaku, dingin, dan seringkali sepihak, tanpa peduli pada kenyataan di daerah. Lalu, efisiensi untuk siapa? Untuk menyeh...